Aku adalah aku

Gerbong sokka baru

Siapa yang tahu jika kita esok berjodoh? itulah misteri yang tak akan terungkap. Menatapmu indah bagiku, melambaikan rasa yang ingin selalu kudapatkan. Dengan baju merahmu yang menyolok mataku seakan kau memaksaku untuk segera melihatmu. Dalam gerbong itu kau menunggu, entah siapa yang kau tunggu. Siapa namamu? pertanyaan dalam hati yang muncul, bagaimana aku bisa mengerti? Aku disini sedang kau disana, tunggu aku hingga waktunya tiba.

Senja merah mentari pagi semakin membuatku takluk
tak ingin kulewati hari ini
bagimana bisa aku menghentikan waktu ini?
andai saja kubisa.

hai cantik ku panggil nama itu
berharap kau akan meliriku untuk sekedar menyapa
dan sekejap seperti mimpi
yang kuharap terjadi juga

membuatku kaku mata memerah jantung berdetak
apakah ini mimpi?
kakiku terasa berat untuk melangkah mendekat
entah apa yang menggangguku

hai... panggilku
tetaplah disana, tunggu aku
dan aku paksa untuk berjalan menjauh dari asal
mendekat ke tujuan

hai.. kata singkat yang kulempar untuk pembukaan
senyap.. itulah jawabanmu
kembali ku lontarkan kata unik untuk memancingmu
dan kini kita saling berbicara

tuhan tolonglah..
biarkan aku bahagia untuk kali ini
hentikan waktu ini untuk sesaat
apakah itu bisa terjadi?

tamat cerita hari ini
waktu memaksa untuk segera pergi dari singga sana
harus bagaimana?
ini keharusan

setidaknya kusempat melihatmu
melihat senyum indahmu
indah untuk selalu kubayangkan
bayangan yang enggan pergi

kerudung merah
engkau pertama
terakhir untukku
dan selamanya untuk kita