Malam minggu pertama? Di jogja.. bukan malam sebernya sih dalam nyatanya, hanya malam minggu pertama saat aku menyadari bahwa aku bukan lg anak bekasi, sebagai kota industri.. aku baru merasakan malam minggu pertama yg sesungguhnya di jogja, kota pelajar yg sangat bertolak belakang dg kota industri bekasi..
Ku tatap langit, yang tepat sedang menampilkan bulan terindahnya, bulat seperti bola matamu..
Ku mencari selisih antara jogja dan bekasi, yg kutemukan ialah.. aku bisa merasakan malam minggu setiap saat tanpa dibebani oleh OT dan TARGET
Ku lanjut dengan obrolan basi bersama sekawan pejuang lain, akupun kembali menemukan selisih.. mulai dr logat sampai jenis pembahasan.. ku sangat merasa berbeda, aku perlu adaptasi disini..
Bekasi, kau begitu mempengaruhi dalam jiwa putihku, membuatku memiliki banyak warna, namun tak semua warna itu aku inginkan, kotor dan basi adapun di dalamnya..
Malam minggu pertama di jogja..
Berteman lembaran kertas kusam, bermelodi suara dalam keheningan..
Aku muak, aku bosan dengan semua ini.. aku benci, aku memberontak dengan suasana ini.. tapi kepada siapa?
Sudahlah.. ini jogja yg kontras dengan bekasi..
Sudah kubilang.. bekasi memberikan warna dalam jiwa, namun tak semua warna itu aku inginkan.. beberapa dalam itu membuatku jatuh, bahkan terpuruk.. hedonis dan apatis, entahlah..
Malam minggu pertama di jogja, memaksaku untuk merubah konsep hidup, aku adalah aku..





